minhoyuri

Mutiara Syaflina's Blog

Part 1 Because of LOVE….

Part 1 Because of LOVE….

Cast :
Choi minho
Eunhyuk / Lee hyuk jae
Kwon yuri
Yoona
Kim Taeyeon
==
Minho pov
Aku mengambil tas ranselku. Menuju sekolah dengan motor putih yang dibelikan oleh almarhum ibuku, kim taeyeon. Wanita cantik dengan suara yang indah. Yang selalu ku rindu.
Senyumannya, semua dari ibuku itu.
Semua hanya dapat kurasakan, hingga 7tahun yang lalu. Setelah ia bercerai dengan ayahku Hangeng. ibuku pun meninggal beberapa bulan kemudian dan ayahku pun meninggal 3 tahun yang lalu. Sekarang aku mulai hidup sendiri, di rumahku yang terlalu besar untukku.
Bayangan bayangan masa lalu selalu menghantuiku.
Aku tak bisa lari, sebelum aku puas.
Puas? Puas untuk membalaskan dendam ku pada pria itu. Yang telah menggoda ibuku, hingga perceraian ayah dan ibuku terjadi. Orangtuaku cukup menderita karena ini.
Entah bagaimana caranya.

Sepeda motorku berhenti disebuah sekolah tinggi shinwa.
Aku memasuki gerbang dengan motor putihku.
Jam 07.15, hari ini adalah hari pertamaku masuk sekolah ini. Setelah pindah dari busan ke seoul untuk tingkat 2 ku.
==
Author pov
“hum…… pilihan leeteuk ajushi memang tidak salah, sekolah ini keren juga…”
Minho melangkah ke lantai dua, tempat kelas barunya.
Langkah kakinya dilorong diiringi siulan kecil.
“tiba-tiba ia mendengar suara sepatu melangkah dibelakangnya….
Aniyo itu bukan….. itu dia berlari….. kencang.
Hingga menabrak tubuh tinggi minho.

“whaaaAAAA….. mianhe….. mianhe,,,,,
Susu coklatku tumpah lagi, mianhe……..”
Gadis itu membersihkan baju minho dengan sapu tangan kuningnya.

“haaAA……??? mati aku, udah telat nih….
Ntar changmin songsaenim marah lagi….
Hum…. mianhe, aku udah telat…”
Gadis itu berlari terburu-buru meninggalkan minho yang masih terduduk di lantai dengan baju basah karena susu coklat yang tumpah.
“dasar….. gadis sialan, masa’ aku ditinggalin gini…
Aisshhh…….”
==
“Untung Cuma telat 1 menit…
Ya…. kwon yuri, besok gak boleh telat lagi…”
Yuri memukul mukul kepalanya dengan kepalan tangannya sendiri.
Sejenak ia merasa nyaman.
==
“annyeong songsaenim….. mianhamnida aku telat, tadi ada sedikit insiden”
Suara itu menuju ke dalam kelas.
Yuri kaget melihat seorang lelaki yang berdiri di depan pintu menyandang tasnya.
“aniyo…. ngapain dia kesini….. aigoo”
“ya…. sekarang langsung saja perkenalkan dirimu…”
Ucap songsaenim tersenyum lebar kepada lelaki itu.
==
“ ne… annyeonhaseo, choi minho imnida, aku pindah dari busan.
Bangapsemnida”
Minho tersenyum kecil setelah memperkenalkan dirinya.
“ne, kau boleh duduk dibangku bangku yang kosong itu, pilih saja.
Ne, kita mulai pelajarannya…….(bla bla bla)”
==
Minho mengarahkan pandangannya pada yuri,
Ya gadis yang mengotori baju seragam barunya di sekolah shinwa.
“aku duduk disini….”
Minho meletakkan tasnya di atas meja disebelah yuri.
“ANIYO…. duduk saja di sebelah sana.
Aku mau duduk sendiri!”
Sambil menunjuk bangku kosong disamping go hara.
Hara pun terlihat senang, ia melambai lambaikan tangannya.
Namun, ekspresi minho tak berubah.
“ani…. aku duduk”
Minho pun bersikeras duduk. Hingga yuri menjadi kesal.
==
“humm…….. choi minho,!”
Panggil yuri yang sedang tidak fokus pada pelajaran.
“mwo?”
Jawab minho cuek
“ah…. aniyo…..”
Yuri mendengus
“oo…….”
Minho terus cuek dan kembali memperhatikan pelajaran.
==
“ne……. jangan lupa kerjakan peer buat minggu depan ya, ingat ini sangat berpengaruh terhadap nilai semester kalian…
Annyeong.”
Songsaenim keluar kelas.
Beberapa murid telah pergi menuju luar kelas.
Tapi tidak pada yuri, yang terus mengotak atik hapenya.
“humm….. appa, appa, ayo angkat, aishhh….”
Yuri bergumam sendiri.
“yuri ah…. appamu itu sibuk, lagian sekarangkan jam kerja…”
Yoona menghampiri yuri.
“yoona, aku lupa membawa catatan kimia ku, ntar gimana dunk?
Hanya appa yang bisa membantuku…”
Yuri kembali mencoba menghubungi appanya.
Minho tetap cuek pada teman sebangkunya itu,
“yuri ah…… kau kan tau
Lee hyuk Jae pemilik perusahaan SM.Ent itu lagi sibuk.
Kau ini, aku kasian liat eunhyuk ajjushi…”
Yoona mengangkat dagunya.
“ahh… arasho, ayo kita ke kantin”
Yuri dan yoona pergi ke kantin.
==
minho terlihat kaget……
mungkin ini, jalan tuhan.
(senyuman minho mulai melebar)
Aku tak salah lagi.
========
“hum…. yoona sudah pulang duluan. Aku harus pulang sendiri,
Appa, juga lagi sibuk. Hum……..”
Yuri bergumam sendiri sambil menuju halte bus.
==
Suasana sore itu cukup sepi, tiba-tiba yuri merasa ada yang mengikutinya.
Ia melihat ke belakang dan sekitarnya tidak ada orang.
Ia melakukan hal yang sama untuk ke empat kalinya.
“ahh……… APPA!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Yuri berteriak dan lari sekencang kencangnya.
Ia pun sadar, kalo dua orang sedang mengejarnya.
Dua orang berpakaian hitam, dan ia tau itu seperti preman.
Beberapa langkah kemudian…
“BRAAKKK…… TAM…….P”
Yuri mendengar suara yang membuatnya berhenti berlari,
“minho…….. gomawoyo…”
Yuri berlari memeluk minho.
“a…aniyo……. gwencana?”
Yuri tidak menjawab ia hanya menangis.
“yuri ah…. gwencana?”
Minho membalikan tubuhnya dan menatap yuri.
“HHUUUUUAAAAAAAAAaaaaa…………….”
Yuri menangis sekencang – kencangnya.
“yuri…. yuri……… aku disini, jangan menangis….
Nanti orang orang malah mikir apa sama aku, udah ah….. jangan nangis lagi”
Minho menepuk punggung yuri.
“ani…. ani…. hik hik hik…
Gomawo……”
Ucap yuri terisak isak.
“aku antar kau pulang, ya?”
Yuri hanya mengangguk menjawab pertanyaan minho, menandakan ia mau.
“yeppo, pegangan…..”
Minho melajukan motornya.
==
“yeppo?? Aisshhh……. choi minho, kau benar-benar… ahh..”
Yuri tersenyum sendiri.
==
“disini rumahmu?”
“ne,…………. choi minho gomawo”
“ne, aku pulang dulu………….. bye yeppo!”
“mwo??? Ya! Minho!”
Yuri hanya menatap kepergian minho.
Beberapa saat kemudian ia berjalan menuju dalam rumah.
“yeppo? Hihihi,,,,, choi minho ah……
Penyelamat ku, pangeran cuek…. saranghae……”
Gumam yuri sambil menyandar dipintu rumahnya dengan hangat.
===
“appa,,,,,,, tadi aku diganggu oleh preman dijalan pulang”
Ucap yuri sebelum memulai makan malam dengan appanya.
“MWO….!!!??????!,, yuri ah, gwencana chagi?”
Eunhyuk menumpahkan minumannya.
“aniyo…….. aku senang!”
Jawab yuri senyum senyum.
“mwo??? Kau sakit?”
Eunhyuk meletakkan tangannya ke kepala yuri. Memeriksa apakah anaknya itu sakit atau tidak
“aniyo… appa…….”
“kau ini,,,, digangu preman kok malah senyum senyum kesenangan?”
“aigoo appa…….. aku ditolong oleh…….”
Yuri menghentikan perkataannya dan kembali tersenyum.
“nugu?”
Eunhyuk sangat penasaran.
“nugu…..????”
Eunhyuk mengulang pertanyaannya.
“choi minho….”
Yuri mengepalkan tangannya, seolah memikirkan wajah minho dan kejadian tadi
“kau jatuh cinta????????”
Eunhyuk kembali penasaran.
“ahuh… aniyo… appa.. aku belum pernah jatuh cinta… mollayo”
yuri memanyunkan bibirnya manja pada eunhyuk.
“choi minho itu….. orangnya seperti apa??
Kenapa kau bisa suka dia?”
eunhyuk terlihat semakin penasaran.
“dia ganteng, tinggi, dan baik padaku….
Dan mungkin, dia juga suka padaku……..”
Yuri kembali menerawang kejadian tadi sore.
“dari mana kau tahu,????”
“humm… tadi dia panggil aku yeppo..”
“lalu??? Dia bilang apa lagi?
Dia anak siapa?
Dan dan dia itu,,,, tinggal dimana????”
Tanya eunhyuk panjang pada yuri.
“aigoo…. appa ku sayang, dia itu baik. Itu yang jelas.”
Yuri mengarahkan telunjuk nya ke atas ikut memperjelas keyakinan yuri tentang minho.
“hum, arasho…..
Appa tak mau menghalangimu menyukai seseorang, apalagi ini cinta pertamamu.
Hhh……… appa hanya harap, kau dapat mencintai orang yang baik.”
Eunhyuk mengusap kepala anaknya itu.

tbc

Single Post Navigation

3 thoughts on “Part 1 Because of LOVE….

  1. lathatytula on said:

    hwaa.
    minho so sweet.
    tp kok kyk mau blas dndam gtu ea ama yuri?
    huhu T.T

  2. gak mau banyak omong langsung ke next chap. (*mencari-cari*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: