minhoyuri

Mutiara Syaflina's Blog

She’s my bestfriend Part 3

Jangan bashing disini…..
Ini Cuma ff…… inget…. semua Cuma fiksi belaka.

She’s my bestfriend
Part 3
Sequel

Jessica jung
Choi minho
Kwon yuri
Krystal jung

Yuri pov
Sejak tadi minho terus menelponku. 28 kali, itu bukan angka yang sedikit.
“untuk apa dia menghubungiku?” gumamku.
Aku menghela napas pendek. “bukankah dia tidak peduli lagi padaku…. ah aniyo, mungkin memeang tidak pernah peduli padaku”. Aku kembali menatap layar ponsel ku yang barusan berbunyi.
Tidak ku angkat dan juga tidak ku matikan.
Aku hanya menatapnya. Sesaat aku teringat pada perkataan sica. Dan saat minho bersama krystal.
Sangat sakit rasanya………… Hatiku.
Dering teleponku berhenti.
Beberapa saat kemudian, sebuah sms masuk ke ponselku. Nada pesan membuyar lamunanku.
Aku memebuka sms dari minho.


From : minho
“kenapa tak angkat telepon dariku?”
Aku membaca tiga kali sms itu. “dia sadar” gumamku lagi.
Aku menghela napas panjang kali ini. Menatap lurus pemandangan kota seoul. Di balkon dorm SNSD.
Ponselku berdering lagi. Masih sebuah sms dari minho.
From : minho
“sekarang kau tidak membalas smsku.
Malah melamun seperti itu.
Huh…. aku yakin kau telah membaca berulang kali sms ku.
Kenapa tak dibalas?”

Aku menyipitkan mataku saat membaca sms itu.
Kenapa dia bisa membaca gerak-gerikku. Atau mungkin perasaanku juga.
Satu sms datang lagi
From : minho
“masih tak membalasnya? yuri ah…… wae? Apa aku melakukan kesalahan hingga kau kesal dan tidak mau mengangkat ataupun membalas smsku?”
Aku masih tak mengacuhkan sms itu.
Air mataku telah bersiap keluar dari mataku. Tapi, aku menahannya.
Cukup aku menangisi namja itu.
Sms datang lagi
From : minho
“mungkin kau tak sadar, tapi aku telah berada di bawah ini sejak sejam yang lalu”
Author pov
Yuri membelalakkan matanya.
Ia melirik ke arah bawah.
Di seberang jalan terlihat seorang namja tinggi jangkung berdiri menatapnya.
Namja itu melambaikan tangannya.
Memebri isyarat agar yeoja yang di atas turun ke bawah menemuinya.
Yuri hanya diam pada tempatnya. Ia hanya menatap minho tajam.
Rasa sakit hatinya muncul sesaat saat itu.
Tapi, terlintas sejenak pikiran untuk turun dan berlari memeluk namja itu.
Yuri rindu pada minho. Melihat tubuh minho yang berdiri di bawah lampu jalan. Dan menunggunya.
Kedinginan tentunya.
Ponsel yuri berdering lagi. Ini panggilan dari minho.
Yuri memutuskan untuk mengangkatnya
“yoboseyo chagi…”
Minho memulai. Namun ia sadar yuri tak menjawab apa-apa.
Yuri hanya menatap minho dari atas, tanpa sepatah katapun.
“chagi….. turunlah. Bicaralah padaku.”
Yuri masih diam tak menjawab apa-apa.
Minho mulai memasang strateginya
“aku tak akan pergi dari tempat ini, sebelum kau menemuiku”
Ucap minho tegas.
Mata yuri menyipit dan ia berhenti menatap minho.
Ia menutup ponsel dan berjalan menjauhi balkon itu.
Ia turun dengan lift hingga lantai satu. Dan keluar dari gedung dorm itu.
Ia berjalan pelan. Menatap minho dengan rasa marah. Ia berusaha menyembunyikan tangisnya.

Baru yuri beberapa langkah dari minho. Namja itu langsung memeluknya.
Suaranya serak. Namun tetap berusaha bicara.
“ yuri…. saranghaeyo….. jangan seperti ini lagi
Aku bisa gila karena kau acuhkan. Sejak tiga hari yang lalu. Kau mengacuhkanku.
Waeyo? Apa aku salah padamu?”
Minho masih emmeluk erat tubuh yeoja itu.
“waeyo? Jebal, jawab aku……yuri”
Minho menenggelamkan perasaannya dalam pelukan itu.
Dan sekarang yuri tak bisa menahan tangisnya lebih lama lagi.
Sekarang air matnaya turun deras.
Titik-titik air mata itu. membasahi pundak minho.
Namja itu sadar yeoja yang dipeluknya menangis.
Ia melepaskan pelukan itu.
“waeyo?? Jawab aku. Kenapa kau tiba-tiba berubah begini?”
Minho menghapus lembut air mata di pipi yuri.
“waeyo?” yuri mulai bicara dalam isak tangisnya.
Minho memiringkan kepala tak mengerti ucapan yeoja itu.
“minho…. waeyo?”
“mworago?”
Minho tak mengerti arah ucapan yuri.
“kau menyakitiku. Semakin lama aku disampingmu. Aku akan sakit”
Yuri tak berani menatap mata minho.
Ia juga bersaha menahn tangisannya.
“aku tak mengerti yuri….” minho memegang kedua pundak yuri. Seolah meminta penjelasan pada yeoja itu.
“cukup sampai disini saja….kita…” minho langsung memotong ucapan yuri, yang ia tau apa kelanjutan dari ucapan itu.
“aniyo….. sudah cukup! Jangan bicara lagi!”
Minho memeluk erat tubuh yuri. “yuri ah… jangan bicara sembarangan lagi. Aku tak mau dengar”
Minho terlihat ketakutan dan matanya berkaca-kaca.
“kita putus” yuri mendorong tubuh minho. Berusaha lepas dari pelukan namja itu.
“aniyo…. aku tidak dengar aku tidak dengar!! Aku tidak mau dengar”
Minho menutup telinganya dan berteriak-teriak sambil emmejamkan matanya.
“sudah cukup….. kita putus… annyeong minho”
Yuri membalikkan tubuhnya. Ia berjalan cepat ke arah dormnya meninggalkan minho.
“yuri…. teganya kau. Membuatku gila begini”
Ucapan minho membuat yuri berhenti melangkahkan kakinya.
“kau telah membuatku gila….. gila karena di sakiti oleh namja sepertimu.
Mungkin krystal lebih baik untukmu. Dari pada………. a…ku…”
Air mata itu langsung dihapus kasar oleh yuri. Ia berlari menuju dorm. Dan tidak menatap sedikitpun kebelakang.
“mwo??? Apa maksudmu??”
Minho berteriak pada yuri. Namun yeoja itu tak mendnegarnya. Karena ia telah masuk ek dalam.
“apa yang terjadi? Aku tak mengerti…”
Minho terduduk lemas di depan mobilnya.
“yuri ah…… kalau kita putus… ottoke, bagaimana denganku?
Apa aku bisa tahan tak melihatmu dalam sehari? Tak mendengar suaramu setiap hari?”
Minho menggosok kepalanya kasar. Sesekali ia berteriak kesal.
Dan ia juga menangis………….
TBC
Woah….. aku post juga part 3nya.
Jangan lupa RCL……
Part empatnya segera ya…..

Single Post Navigation

6 thoughts on “She’s my bestfriend Part 3

  1. ayo lanjut,..
    Q tunggu ya..

  2. Hahahaha sii Minho bener-bener tergila-gila sama Yuri …
    bagus-bagus-bagus🙂

  3. Minho nya nangis😦
    kasiaaaaan ><

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: